Kata Febri 8/10
Awalnya tampak seperti film home invasion biasa. Rumah terpencil, keluarga kecil, dan sekelompok penjahat brutal. Namun film ini dengan cepat menunjukkan identitas aslinya, sebuah thriller balas dendam yang sadis, dengan twist utama yang tak biasa tokoh paling berbahaya justru adalah seorang gadis berusia 13 tahun.
Kekuatan utama Becky jelas terletak pada penampilan Lulu Wilson sebagai Becky. Ia bukan sekadar “anak yang berani”, tetapi digambarkan sebagai sosok penuh trauma, kemarahan, dan insting bertahan hidup yang liar. Tidak digolongkan sebagai pahlawan, tidak selalu rasional dan kadang terlihat lebih menyeramkan daripada para penjahat. Inilah yang membuat film ini terasa unik. Kita tidak sedang menonton kisah anak polos yang membela diri, melainkan ledakan amarah terpendam yang menemukan pembenaran lewat kekerasan. Ya calon psikopat sejati.
Yang membuat gore Becky terasa lebih mengganggu adalah pelakunya seorang anak. Kekerasan tidak datang dari kekuatan fisik, melainkan alat-alat rumah tangga, perangkap sederhana dan insting bertahan hidup yang kejam. Becky tidak bertarung fair. Ia menyiksa sebelum membunuh, dan film tidak berusaha melembutkan itu. Film ini sangat “jahat” dalam memperlakukan bagian tubuh sensitif, terutama mata. Becky tidak ragu menyerang area ini, dan kamera tidak sepenuhnya berpaling. Adegan yang sangat bikin ngilu.
Meski gitu terdapat beberapa kekurangan di film ini seperti karakter antagonis yang kurang digali. Motivasi kelompok neo-Nazi terasa dangkal dan hanya berfungsi sebagai alat cerita. Juga logika Becky yang kadang dipaksa. Beberapa aksi Becky terasa terlalu “mudah” jika dipikirkan secara realistis.
Ini bukan tontonan keluarga, bukan juga film aksi penuh heroisme. Becky adalah potret amarah anak yang dibiarkan tumbuh liar, lalu meledak ketika dunia memberinya alasan. Becky (2020) adalah thriller balas dendam kecil tapi ganas, yang tidak mencoba menjadi film besar atau bermoral rapi. Film ini gelap, brutal, dan kadang terasa kejam—namun justru di situlah identitasnya.

Sinopsis :
Becky (Lulu Wilson) adalah remaja bermasalah yang sedang berlibur bersama ayahnya, Jeff (Joel McHale), di sebuah rumah danau terpencil. Becky masih berduka dan menyimpan kemarahan besar akibat kematian ibunya, serta menolak kehadiran calon ibu tiri. Liburan yang sudah terasa canggung itu berubah menjadi mimpi buruk ketika sekelompok napi pelarian neo-Nazi menyerbu rumah mereka. Dipimpin oleh Dominick (Kevin James), kelompok ini mencari sebuah benda misterius yang tersembunyi di dalam rumah.