Kata Febri 7,5/10
Ngakak, karena ini adalah film komedi parodi yang secara terang-terangan menyasar film-film drama kostum Inggris ala Downton Abbey, Pride & Prejudice, sampai Bridgerton. Dari judulnya saja sudah jelas kalo ini bukan film yang ingin terlihat elegan, melainkan sengaja merusak citra “bangsawan beradab” dengan humor receh, satire kelas sosial, dan absurditas. Meski ceritanya gampang ketebak namun tetap bikin terbahak di setiap adegannya.
Kekuatan utama Fackham Hall ada pada humor parodi total seperti dialog dibuat berlebihan, formal tapi isinya absurd, adegan emosional sengaja dipatahkan dengan punchline mendadak, karakter bangsawan digambarkan sok bermartabat tapi sebenarnya tolol dan humornya campuran antara satire kelas sosial (bangsawan vs pelayan). Menariknya, meski film ini parodi, produksi desainnya cukup niat, kostum periode Inggris digarap serius, interior Fackham Hall terlihat megah dan autentik, sinematografi tetap rapi, tidak murahan justru kontras antara visual elegan dan humor bodoh inilah yang jadi sumber kelucuannya.
Akhir kata Fackham Hall (2025) adalah film yang tahu persis apa yang ingin ia olok-olok,kemegahan palsu dan drama berlebihan khas bangsawan Inggris. Fackham Hall bukanlah film yang mencoba memenangkan penghargaan kategori “Film Terbaik” secara tradisional. Tujuannya hanya satu: membuat tertawa dengan menertawakan kekakuan budaya Inggris. Film ini tidak mencoba jadi pintar secara emosional, tapi ingin menghibur lewat absurditas dan satire

Sinopsis :
Cerita berlatar di sebuah manor mewah tahun 1930-an milik keluarga Davenport. Fokus utamanya mengikuti Eric Noone, seorang porter baru (mantan pencopet), yang jatuh cinta pada putri bungsu keluarga tersebut, Rose Davenport. Kehadiran Eric bertepatan dengan rencana pernikahan keluarga yang kacau dan ancaman terbukanya rahasia-rahasia gelap keluarga Davenport.