Review : The Wrecking Crew (2026)

Oleh Febrian Issana

Kata Febri 8/10

Wrecking Crew (2026), sebuah komedi-aksi buddy-cop yang dibintangi oleh Jason Momoa dan Dave Bautista, dirilis di Amazon Prime Video pada 28 Januari 2026. Kalau melihat judul dan jajaran pemainnya, The Wrecking Crew jelas bukan film yang berpura-pura jadi film arthouse. Ini adalah film yang sejak awal tahu jati dirinya. Tentang dua pria besar, ego besar, senjata besar, dan ledakan yang nggak mau berhenti. Tapi justru di situlah pesonanya.Film ini terasa seperti throwback buddy-action era 90-an, tapi dibungkus dengan ritme modern dan humor yang sadar diri.

Momoa memerankan Jonny, seorang polisi ceroboh yang suka minum, sementara Bautista adalah James, seorang Navy SEAL yang disiplin. Daya tarik utama film ini jelas ada di chemistry dua pemeran utamanya.Interaksi mereka bukan cuma soal adu otot, tapi adu prinsip hidup yang satu spontan, emosional, dan sok jago yang satu kaku, terstruktur, dan selalu ingin kontrol. Dialog mereka sering kali klise tapi efektif, dan justru jadi lucu karena timing komedinya pas. Ada banyak momen di mana kita tahu leluconnya akan datang tapi tetap ketawa karena penyampaiannya niat. Menariknya, film ini tidak malu memberi ruang emosi, terutama soal keluarga, rasa bersalah, dan hubungan ayah–anak. Nggak dalam, tapi cukup bikin karakter terasa manusiawi, bukan sekadar mesin pukul.

Soal aksi, The Wrecking Crew main aman tapi solid tembak-tembakan jarak dekat, adu jotos yang berat dan “terasa sakit”, kejar-kejaran dengan setting tropis yang cakep. Koreografi aksinya lebih condong ke impact daripada keindahan, jadi setiap pukulan terasa berbobot. Ini bukan aksi gaya balet, tapi aksi kasar yang niat. Sinematografi di Hawaii juga mendapat apresiasi karena menangkap keindahan lokasi aslinya

Meski begitu terdapat beberapa kekurangan seperti plot konspirasi cukup sederhana dan mudah ditebak, villain kurang ikonik, beberapa karakter pendukung terasa tempelan dan idak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru bahkan dengan durasi 122 menit yang terasa terlalu lama, dan penggunaan CGI yang sesekali terlihat kurang halus.

The Wrecking Crew (2026) adalah film yang tidak sok pintar, tapi tahu cara menghibur. Cocok ditonton saat ingin santai, cari aksi, dan ketawa tanpa mikir berat.Bukan film yang akan diingat sepanjang masa, tapi pas banget untuk hiburan malam atau akhir pekan.

Kalau dilihat lebih dalam, The Wrecking Crew sebenarnya bukan cuma soal aksi, tapi tentang maskulinitas yang bentrok antara Maskulinitas emosional vs maskulinitas disiplin atau Ego pribadi vs tanggung jawab keluarga. Ini film tentang dua pria dewasa yang belum selesai dengan luka masa kecil, tapi memilih menyelesaikannya dengan cara paling maskulin: berantem dulu, ngobrol belakangan.

Sinopsis :

Cerita berfokus pada James (Dave Bautista), seorang anggota Navy SEAL yang sangat disiplin dan kaku, serta saudara tirinya, Jonny (Jason Momoa), seorang detektif polisi di reservasi Oklahoma yang ceroboh, suka mabuk, dan sering menggunakan kekerasan berlebih.

Keduanya terpaksa bersatu kembali setelah ayah mereka, Walter—seorang detektif swasta yang sudah bertahun-tahun tidak mereka hubungi—tewas secara misterius dalam sebuah insiden tabrak lari di Honolulu, Hawaii.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda, menampilkan konten yang relevan, serta menganalisis lalu lintas situs. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie sesuai dengan kebijakan privasi kami. Accept Read More