Review : The Real Monkey King: Bufashan (2026)

Oleh Febrian Issana

Kata Febri 7/10
Judul asli film ini Zhen Jia Meihouwang: Bufashan, Alih-alih menyuguhkan pertempuran kolosal di awan, film ini membawa ceritanya ke Penginapan Bufashan, sebuah lokasi terpencil di mana hukum alam berubah total, kekuatan sihir tidak lagj berfungsi dan baik siluman ataupun dewa akan berubah wujud menjadi manusia. Konsepnya sangat unik dan berani keluar dari zona nyaman adaptasi novel Journey to the West yang sudah ratusan kali dibuat. Film ini mengambil salah satu episode paling filosofis dalam mitologi Journey to the West, yaitu konflik Kera Sakti asli vs Kera Sakti palsu, lalu mengembangkannya menjadi kisah yang lebih gelap, lebih personal, dan jauh lebih reflektif.
Plot berfokus pada sekelompok orang asing termasuk biksu Tang Sanzang dan murid-muridnya yang harus mengungkap identitas satu sama lain di tengah ancaman siluman yang menyamar. Penonton menilai film ini sebagai perpaduan antara aksi fantasi dan misteri detektif, di mana strategi dan kecerdikan lebih diutamakan daripada pertempuran sihir murni karena pembatasan kekuatan di gunung tersebut.
Yang bikin Bufashan terasa berbeda dari adaptasi Kera Sakti kebanyakan adalah pendekatannya yang eksistensial. Film ini tidak hanya bercerita tentang pertarungan, kesaktian, atau aksi spektakuler, tetapi tentang krisis jati diri. Jika dua makhluk punya kekuatan dan ingatan yang sama, apa yang membuat seseorang “asli”? Apakah Sun Wukong hebat karena ditakdirkan, atau karena pilihan yang ia ambil?
Musuh terbesar Monkey King bukan Dewa, bukan Iblis melainkan versi dirinya yang lahir dari amarah dan penolakan.Tema-tema ini disampaikan tanpa terasa menggurui, tapi cukup dalam untuk bikin penonton dewasa mikir setelah film selesai

 

Sinopsis :
Dalam perjalanan menuju Barat, Tang Sanzang dan murid-muridnya terjebak di Gunung Bufashan, sebuah wilayah misterius di mana semua kekuatan sihir dan kesaktian mendadak lenyap. Mereka terpaksa berlindung di sebuah penginapan terpencil bersama sekelompok orang asing yang mencurigakan. Situasi menjadi mencekam ketika satu per satu tamu ditemukan tewas secara misterius. Tanpa kekuatan sakti, Sun Wukong harus mengandalkan insting detektif dan kecerdikannya untuk mengungkap siapa di antara mereka yang merupakan siluman penyamar sebelum sang guru menjadi korban berikutnya.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda, menampilkan konten yang relevan, serta menganalisis lalu lintas situs. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie sesuai dengan kebijakan privasi kami. Accept Read More