Kata Febri 7/10
Awalnya mengira film ini hanyalah sekadar sekuel paksaan, ternyata salah besar. Film ini berhasil menciptakan sebuah cinematic universe komedi horor yang unik. Film ini tidak hanya memberikan tawa, tapi juga “kenyamanan” bagi yang ingin hiburan ringan tanpa harus berpikir keras.
Berbeda dengan Kang Mak pertama yang lebih fokus pada kisah cinta tragis, Kang Solah membawa ke drama keluarga yang kocak. Karakter Solah (Rigen Rakelna) yang biasanya menjadi pelengkap, kini tampil sebagai bintang utama. Premis “dikira hantu padahal masih hidup” memberikan dinamika baru yang sangat lucu, terutama saat ia harus bersaing dengan adiknya sendiri untuk mendapatkan cinta Dara Gonzales.
Kemunculan kembali Nenek Gayung dalam semesta ini adalah keputusan cerdas. Tim produksi berhasil memoles karakter urban legend ini menjadi sosok yang tetap menyeramkan namun masuk ke dalam alur komedi dengan mulus. Efek visual dan riasannya patut diacungi jempol, tidak berlebihan, namun efektif memberikan suasana creepy.
Jika belum menonton remake dari Pee Mak (2013) pertama berjudul Kang Mak from Pee Mak (2024), mengikuti alur cerita film ini terasa agak rumit; terlebih bagi yang juga tidak mengenal Nenek Gayung (2012). Alasannya karena dua semesta cerita ini seolah dipertemukan tanpa jembatan naratif yang benar-benar matang. Meski tidak sepenuhnya bergantung pada dua film tersebut, proses spin-off ke sosok Kang Solah dari Kang Makmur masih cukup dapat dinikmati apalagi dibantu melalui sejumlah potongan flashback yang mengingatkan pada peristiwa sebelumnya. Latar yang dibangun berangkat dari kisah mereka yang pulang selepas berperang di era kemerdekaan dan berjanji untuk saling mengunjungi. Maka, bagi saya tidak mengherankan jika setelah kisah Solah dan pujaan hatinya, Dara, rampung kelak akan ada perluasan cerita dari sudut pandang Fajrul, Supra, atau bahkan Jaka.

Sinopsis :
Solah Vincenzio (Rigen Rakelna) yang pulang ke kampung halamannya bersama para sahabat setianya: Fajrul (Indra Jegel), Jaka (Tora Sudiro), dan Supra (Indro Warkop). Alih-alih disambut sebagai pahlawan, kepulangan Solah justru memicu kekacauan karena ia dikira sudah meninggal dan menjadi hantu.
Kekecewaan Solah bertambah saat mengetahui kekasihnya, Dara Gonzales (Davina Karamoy), akan dinikahi oleh adiknya sendiri, Iqbal (Kenzy Taulany). Di tengah drama tersebut, muncul teror dari sosok Nenek Gayung yang mencari korban untuk dimandikan. Solah dan kawan-kawan pun harus menghadapi sang hantu dengan bantuan dukun KangMas Pusi (Andre Taulani) demi menyelamatkan kampung mereka