Review : One Piece Film: Gold (2016)

Oleh Febrian Issana

Kata Febri 7/10

Menonton One Piece Film: Gold (2016) rasanya seperti diajak masuk ke kasino paling mewah di Las Vegas, namun di atas kapal raksasa yang berlayar di lautan lepas. Alurnya tidak hanya berisi baku hantam. Ada elemen strategi ala film Ocean’s Eleven saat kru Luffy mencoba menyusup ke brankas raksasa Tesoro.

Hal menarik dari film ini adalah temanya yang terasa lebih dewasa dibanding sekadar petualangan biasa. Gran Tesoro menggambarkan dunia yang diperbudak oleh uang. Siapa yang punya emas, dia yang berkuasa. Siapa yang kalah, akan menjadi budak sistem. Gild Tesoro bukan hanya penjahat yang kuat secara fisik, tapi juga simbol obsesi terhadap kekayaan. Latar belakangnya (yang perlahan terungkap) membuatnya lebih dari sekadar antagonis satu dimensi.

Di sisi lain, Luffy dan kru Topi Jerami merepresentasikan kebebasan dimana mereka tidak tertarik pada kekuasaan atau kemewahan, hanya ingin menjalani hidup sesuai keinginan mereka. Kontras ini membuat konflik terasa kuat dan relevan bahkan bagi penonton yang awam dengan dunia One Piece.

Secara visual, film ini benar-benar memanjakan mata. Gran Tesoro didesain seperti Las Vegas versi anime gemerlap, penuh lampu neon, emas berkilauan di mana-mana. Adegan aksi dipenuhi warna cerah dan gerakan dinamis khas anime modern.

Salah satu kekuatan One Piece adalah keseimbangan antara aksi dan humor. Film ini tetap mempertahankan komedi khasnya ekspresi wajah berlebihan, reaksi konyol, dan dinamika antar kru yang terasa seperti keluarga besar yang ribut tapi solid.

Bagian klimaks film ini penuh dengan pertarungan skala besar. Kekuatan emas yang dimiliki Tesoro memberikan banyak variasi visual dalam pertarungandari lantai, dinding, bahkan tubuh manusia bisa berubah menjadi emas.Koreografi pertarungannya kreatif dan penuh imajinasi. Ketegangan dibangun dengan baik hingga akhir, dan klimaksnya terasa memuaskan secara emosional maupun visual.

Sinopsis :

Kelompok bajak laut Topi Jerami yang dipimpin oleh si enerjik Monkey D. Luffy. Mereka tiba di Gran Tesoro, sebuah kapal kasino sepanjang 10 km yang diakui sebagai negara independen oleh pemerintah dunia.

Awalnya, semuanya tampak seperti liburan impian dengan hujan serbuk emas dan kemewahan tanpa batas. Namun, di balik lampu neon yang gemerlap, penguasa kapal tersebut, Gild Tesoro, menyimpan rahasia kelam. Ia menggunakan kekuatannya untuk memanipulasi emas guna menjerat siapa pun yang berani berjudi di sana ke dalam perbudakan utang

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda, menampilkan konten yang relevan, serta menganalisis lalu lintas situs. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie sesuai dengan kebijakan privasi kami. Accept Read More