Review : Dual (2022)

Oleh Febrian Issana

Kata Febri 7/10

Film yang cukup unik. Bayangkan jika kamu didiagnosis menderita penyakit mematikan. Untuk meringankan beban orang-orang yang kamu cintai setelah kamu pergi, teknologi masa depan memungkinkanmu membuat kloning diri sendiri. Kloning ini akan mempelajari segala hal tentangmu agar bisa menggantikan posisimu dengan sempurna. Masalah muncul ketika karakter utama, Sarah (diperankan dengan sangat apik oleh Karen Gillan), tiba-tiba dinyatakan sembuh secara ajaib. Di dunia film ini, hukum menyatakan bahwa tidak boleh ada dua orang yang sama hidup bersamaan. Solusinya? Sarah asli dan Sarah kloning harus melakukan duel sampai mati yang disiarkan di televisi nasional. Premis ini sangat segar bukan?

Karen Gillan berhasil memerankan dua karakter sekaligus dengan perbedaan nuansa yang halus namun nyata. Melihat Sarah yang asli berlatih fisik dan mental untuk membunuh “dirinya sendiri” memberikan ketegangan yang dibalut dengan rasa geli karena dialog-dialognya yang sangat absurd. Dan salah satu daya tarik utama film ini adalah kemunculan Aaron Paul. Ia berperan sebagai pelatih bela diri Sarah. Interaksi antara Sarah yang kikuk dan pelatihnya yang sangat serius namun punya metode latihan yang aneh memberikan warna tersendiri. Hubungan mereka memberikan sedikit rasa hangat di tengah dunia film yang terasa dingin dan tanpa perasaan.

Hal yang menarik adalah bagaimana clone Sarah perlahan justru terlihat lebih disukai orang lain dibandingkan Sarah asli. Ini menimbulkan pertanyaan yang cukup menusuk Apakah seseorang benar-benar penting, atau orang lain hanya menyukai versi terbaik dari dirinya? Tema ini disampaikan tanpa ceramah panjang, tetapi melalui dialog yang terasa dingin dan kadang absurd.

Secara keseluruhan, Dual (2022) adalah film sci-fi yang unik, cerdas, dan cukup berbeda dari film sejenisnya. Dengan konsep sederhana tetapi ide yang kuat, film ini berhasil menyajikan cerita tentang identitas manusia dengan cara yang kreatif dan kadang terasa satir.

 

Sinopsis :

Setelah menerima diagnosis penyakit mematikan, Sarah memilih prosedur kloning untuk meringankan beban kehilangan bagi teman dan keluarganya. Namun, ketika ia secara ajaib dinyatakan sembuh, upayanya untuk menghentikan operasional klonnya gagal, yang berujung pada duel sampai mati yang diperintahkan oleh pengadilan.

 

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda, menampilkan konten yang relevan, serta menganalisis lalu lintas situs. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie sesuai dengan kebijakan privasi kami. Accept Read More