KATA MEREKA: SURABAYA, Outing class atau belajar di luar kelas itu emang asyik banget. Selain bisa dapat pengalaman baru, kita juga bisa refreshing sejenak dari rutinitas belajar di kelas. Tapi, di balik keseruannya, outing class juga punya risiko kecelakaan yang nggak boleh kita anggap remeh.
Belakangan ini, sering banget kita dengar berita tentang kecelakaan bus pariwisata dan kecelakaan di tempat wisata yang melibatkan rombongan sekolah. Ini tentu bikin kita semua khawatir, ya kan? Apalagi kalau sampai menimpa teman-teman atau adik-adik kita.
Pertanyaannya, Kenapa Sih Kecelakaan Bisa Terjadi?
Beberapa faktor jadi penyebab kecelakaan, nih. Pertama, kondisi bus yang nggak layak. Banyak bus pariwisata yang nggak memenuhi standar keselamatan, seperti rem blong, ban aus, atau nggak ada sabuk pengaman.
Kedua, pengemudi yang lalai. Pengemudi yang ngantuk, nggak hati-hati, atau melanggar rambu lalu lintas juga bisa jadi penyebab kecelakaan.
Ketiga, kurangnya pengawasan. Di tempat wisata, seringkali pengawasan terhadap siswa kurang maksimal, sehingga mereka bebas bermain tanpa kontrol. Ini bahaya banget, apalagi buat siswa.
Seperti kejadian yang dialami Belasan siswa SMPN 7 Kota Mojokerto yang terseret ombak di Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta, pada Selasa (28/1/2025).
Dalam insiden itu tiga orang dilaporkan meninggal dunia, satu masih dalam pencarian Tim SAR, dan sembilan korban ditemukan dalam keadaan selamat.
Padahal, gak kurang-kurang himbauan larangan outing class yang dilakukan, baik dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan hingga Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata yang juga berupaya untuk terus meningkatkan keselamatan dalam transportasi dan destinasi wisata.
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan adalah memastikan bahwa kendaraan, seperti bus, dalam kondisi prima dan dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang memadai.
Selain itu, penting untuk memilih pengemudi yang berpengalaman dan profesional agar perjalanan menjadi lebih aman. Pengawasan terhadap siswa juga harus ditingkatkan, terutama saat kegiatan outing class berlangsung.
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat outing class, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pertama, pilihlah tempat wisata yang dikenal aman dan memiliki reputasi baik.
Selanjutnya, penting untuk menyusun rencana kegiatan yang terperinci, termasuk jadwal, rute perjalanan, dan lokasi-lokasi yang akan dikunjungi. Dengan perencanaan yang matang, risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Selain itu, memberikan pengetahuan tentang keselamatan kepada siswa juga sangat penting. Ajarkan mereka cara menggunakan transportasi dengan benar, menjaga barang bawaan, serta menghindari area yang berbahaya.
Selama kegiatan outing class, pengawasan yang ketat terhadap siswa harus dilakukan agar mereka tetap aman dan nyaman. Dengan langkah-langkah ini, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan pengalaman outing class yang menyenangkan dan aman.
Outing class itu kegiatan yang seru dan bermanfaat banget buat siswa. Tapi, kita juga harus ingat bahwa ada risiko kecelakaan yang nggak boleh diabaikan. Makanya, yuk kita semua bekerja sama untuk memastikan keselamatan siswa selama kegiatan outing class berlangsung. Jangan sampai keseruan outing class berubah jadi petaka karena kecerobohan kita. Ingat, keselamatan nomor satu.