KATA MEREKA: SURABAYA, Kebakaran hebat melanda gedung bekas Bioskop Oscar di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, pada Kamis sore, 4 September 2025. Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.26 WIB ini menghanguskan lantai tiga bangunan yang sudah lama terbengkalai. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.
Api pertama kali muncul dari bagian lantai atas gedung. Laporan dari warga segera diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Kepala DPKP, Laksita Rini Sevriani, menyatakan pihaknya langsung merespons dengan cepat.
“Tadi pukul 16.26 WIB kami menerima laporan. Unit dari Pos TVRI terdekat langsung meluncur ke lokasi,” kata Laksita Rini saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/9).
Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang berkobar. Menurut Laksita, api pokok berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam, tepatnya pukul 17.11 WIB, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 18.29 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 30 x 50 meter persegi, berfokus di lantai tiga bangunan.

Gedung bekas Bioskop Oscar yang berdiri sejak tahun 1980-an ini memang sudah tidak beroperasi sejak awal 2000-an. Bangunan ini dikenal mangkrak dan seringkali dijadikan tempat “uji nyali” oleh komunitas tertentu.
Seorang warga bernama Ahmad, yang tinggal di kawasan Dukuh Pakis, memberikan kesaksian. “Dulunya ini gedung bioskop dan tempat biliar. Sudah puluhan tahun kosong. Kerap dijumpai orang keluar masuk buat konten YouTube,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Kemungkinan sumber api dari lantai 3, karena di sana ada bekas kursi penonton dan banyak ilalang.”
Meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab, Laksita Rini Sevriani menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. “Untuk sumber (api) masih menunggu dari Tim Inafis,” tutupnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi.
Kebakaran ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Mayjen Sungkono tersendat karena banyaknya armada pemadam yang beroperasi. Meskipun lantai satu dan dua dilaporkan aman, kondisi lantai tiga hangus terbakar. Peristiwa ini kembali menyoroti perlunya pengawasan terhadap bangunan-bangunan kosong yang berpotensi menimbulkan bahaya.