KATAMEREKA: SURABAYA, Kawasan sejarah Kembang Jepun bertransformasi menjadi pusat kreativitas melalui gelaran Kya-Kya Chunjie Fest 2026. Festival ini tidak hanya memamerkan kuliner khas Tionghoa-Surabaya seperti Lontong Mie dan Bakpao, tetapi juga menjadi panggung bagi para pelaku UMKM dan seniman lokal. Dekorasi lampion yang megah dan pertunjukan Barongsai setiap akhir pekan menarik ribuan pengunjung dari dalam dan luar kota.
Pemerintah kota dan pihak swasta bekerja sama untuk memastikan bahwa kawasan ini tidak hanya ramai saat Imlek saja, tetapi menjadi destinasi lifestyle berkelanjutan yang menggabungkan sejarah, kuliner, dan hiburan malam.
“Kami memastikan masyarakat bisa menikmati festival ini dengan aman dan nyaman. Kya-Kya Chunjie Fest benar-benar menjadi ruang perayaan budaya yang inklusif bagi semua warga Surabaya, sekaligus motor penggerak ekonomi bagi pedagang kecil di kawasan ini,” tegas Seorang tokoh penggerak wisata kawasan Kembang Jepun.