KATAMEREKA: SURABAYA, Menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, konsumsi daging sapi di Surabaya diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Untuk mengantisipasi kelangkaan dan menjaga stabilitas harga di pasar-pasar tradisional maupun ritel, Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya memastikan bahwa ketersediaan stok daging dalam kondisi aman dan mencukupi.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat tren kenaikan permintaan yang biasanya mulai terjadi pada pertengahan Desember hingga awal Januari. Selain memastikan stok, pemantauan kualitas daging secara rutin juga terus dilakukan di berbagai titik distribusi untuk menjamin daging yang sampai ke konsumen adalah daging yang sehat dan layak konsumsi.
“Kami telah melakukan koordinasi intensif dan memastikan stok daging sapi aman untuk memenuhi kebutuhan warga Surabaya selama masa Nataru. Kami minta masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan, karena distribusi terus kami kawal ketat,” ujar Fajar Arifianto Isnugroho, Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda.