Kata Febri 7/10
Dengan kehadiran dua ikon, Jackie Chan sebagai Mr. Han dan Ralph Macchio sebagai Daniel LaRusso film ini merupakan sekuel dari The Karate Kid (2010) sekaligus menggabungkan elemen dari trilogi asli (1984–1989).
Seperti film-film Karate Kid sebelumnya, Legends tidak hanya menampilkan bela diri sebagai aksi, tetapi juga sebagai jalan menuju ketenangan, kedewasaan, dan pemahaman diri. Adegan klimaks turnamen Five Boroughs dikemas dengan intensitas tinggi, di mana Li menghadapi Connor Day sambil mempraktikkan filosofi yang diajarkan Mr. Han dan Daniel, seperti keseimbangan dan pengendalian diri.
Meskipun menghibur, alur cerita Karate Kid: Legends mengikuti formula klasik waralaba yakni remaja pendiam pindah ke tempat baru, menghadapi perundungan, bertemu mentor, dilatih, dan akhirnya menang dalam turnamen. Pola ini membuat cerita terasa sangat mudah ditebak, terutama bagi penggemar yang sudah akrab dengan struktur serupa dari film sebelumnya. Paruh kedua film, terutama setelah kemunculan Mr. Han, terasa seperti pengulangan The Karate Kid (2010), dengan kurangnya inovasi naratif.
Film ini terasa juga terlalu padat dengan banyak subplot seperti trauma Li, hubungan dengan ibunya, konflik dengan Victor, dan turnamen—yang tidak dieksplorasi secara mendalam. Motivasi Li untuk mengikuti turnamen terasa mendadak, dan kedatangan Mr. Han dari Beijing ke New York terasa kurang logis dalam narasi yang cepat
Penggunaan elemen Asia yang terasa berlebihan dalam konteks setting New York, terutama pada adegan pertarungan dan karakterisasi musuh. Meskipun film ini berusaha menghormati warisan budaya Tionghoa melalui kung fu dan filosofi bela diri, pendekatan ini kadang terasa tidak selaras dengan latar modern Amerika, membuat beberapa elemen terasa dipaksakan atau klise. Dari musuh sampai wasitnya pun berlagak asia, padahal ini di New York yang harusnya lebih beragam orang dan jenis bela dirinya.
Meski begitu film ini menghibur namun tidak spesial.
Sinopsis :
Li Fong (Ben Wang), seorang remaja ahli kung fu dari Beijing yang terpaksa pindah ke New York City bersama ibunya, Dr. Fong (Ming-Na Wen), seorang dokter yang ingin memberikan kehidupan baru bagi anaknya setelah tragedi keluarga—kematian kakak Li, Bo, yang ditikam oleh lawan yang kalah dalam turnamen bela diri. Di New York, Li berjanji pada ibunya untuk meninggalkan dunia bela diri demi menjalani hidup yang lebih aman. Namun, lingkungan barunya yang keras membuatnya sulit beradaptasi. Ia berselisih dengan Connor Day (Aramis Knight), seorang juara karate lokal yang arogan, setelah dekat dengan Mia (Sadie Stanley), seorang gadis yang juga disukai Connor.Li kemudian bertemu Victor (Joshua Jackson), pemilik toko pizza yang sedang terlilit utang. Berbekal ilmu kung fu, Li melatih Victor untuk bertarung demi melunasi utangnya, tetapi kekalahan Victor dalam pertandingan memicu trauma Li akan masa lalunya. Di saat krisis, Mr. Han (Jackie Chan), mentor dan paman Li dari Beijing, tiba di New York untuk mendukungnya. Han lalu meminta bantuan Daniel LaRusso (Ralph Macchio), sensei karate legendaris, untuk melatih Li menguasai kombinasi kung fu dan karate guna menghadapi turnamen Five Boroughs, sebuah kompetisi bela diri bergengsi