Kafe Multifungsi, Pilihan Gen Z

Oleh Sifa

KATA MEREKA: SURABAYA, Budaya nongkrong di kafe di Surabaya kini telah mencapai level baru. Kafe tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat minum kopi, melainkan berkembang menjadi ruang ketiga yang multifungsi: tempat bekerja, belajar, dan bersosialisasi. Tren ini didorong oleh menjamurnya kafe-kafe baru yang menawarkan konsep unik dan fasilitas lengkap.

Kafe minimalis dengan sentuhan estetik menjadi primadona. Tempat-tempat seperti Hensi Coffee di kawasan Ngagel dan Fifteenth Kotalama yang berlokasi di bangunan cagar budaya, menjadi magnet bagi mereka yang mencari spot foto instagramable sekaligus tempat nyaman untuk bekerja. “Desainnya bagus, banyak colokan, WiFi kencang. Cocok banget buat nugas atau work from cafe. Jadi nggak bosan kerja di rumah terus,” kata Aldi, seorang pekerja lepas yang sering berpindah kafe.

Selain desain, beberapa kafe juga menawarkan konsep yang lebih spesifik. Kopi Nako Daur Baur di Gubeng, misalnya, mengusung desain industrial dengan material daur ulang dan buka 24 jam. Hal ini menarik para pekerja malam atau mahasiswa yang membutuhkan tempat untuk belajar hingga larut.

Tren ini menunjukkan bahwa kafe di Surabaya kini tidak hanya menjual produk, tetapi juga pengalaman dan gaya hidup. Ruang-ruang ini menjadi cerminan kebutuhan anak muda akan tempat yang bisa mengakomodasi semua aktivitas mereka dalam satu tempat.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda, menampilkan konten yang relevan, serta menganalisis lalu lintas situs. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie sesuai dengan kebijakan privasi kami. Accept Read More