KATAMEREKA: SURABAYA, Sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia, Jawa Timur kini semakin mengukuhkan posisinya di kancah global. Melalui kerja sama strategis dengan Australia, pemerintah provinsi berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi regional dengan fokus pada tiga sektor kunci yakni ketahanan pangan, energi terbarukan, serta pengembangan koperasi dan UMKM.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam pertemuan dengan Menteri Pembangunan Internasional, Multikultural, dan UKM Australia, Anne Aly, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada rabu, (05/05/2025) kematin menekankan urgensi kerjasama ini.
“Program ini akan sangat bagus sekali meningkatkan produktivitas jagung yang ada di Jawa Timur, yang sekarang kira-kira 35 persen dari produksi jagung di Indonesia,” ujarnya, menyoroti peran strategis provinsi ini dalam pasokan pangan nasional. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas jagung di Jatim, yang sebagian besar sudah didukung oleh bibit unggul dari Australia.
Selain jagung, kedua belah pihak juga mengeksplorasi potensi energi terbarukan. Gubernur Khofifah menyebutkan inovasi energi berbasis rumput laut yang dikembangkan oleh Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bekerja sama dengan mitra Australia. Proyek ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pembangkit listrik mandiri, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, dan membuka peluang ekonomi baru.
Di sisi lain, sektor koperasi dan UMKM juga menjadi fokus utama. Khofifah mendorong penguatan koperasi melalui program Koperasi Merah Putih, khususnya dalam manajemen rantai pasok.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama dengan Menteri Pembangunan Internasional, Multikultural, dan UKM Australia, Anne Aly, di Gedung Negara Grahadi
Dengan lebih dari 8.000 desa di Jatim yang membutuhkan penguatan manajemen, kerja sama dengan Australia diharapkan dapat memberikan pembelajaran praktis. Gubernur juga menyoroti potensi besar koperasi susu, mengingat Jatim menyumbang 60% dari produksi susu nasional.
Melalui pertukaran pengetahuan, diharapkan koperasi-koperasi ini dapat berkembang lebih signifikan, berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan peternak lokal.
Menteri Anne Aly mengapresiasi sambutan hangat dari Jatim dan menegaskan komitmen negaranya untuk menjadi mitra strategis yang andal bagi Indonesia.
“Kita punya hubungan yang sangat kuat, dan Australia berkomitmen untuk menjadi partner yang bisa diandalkan dan tetangga yang baik untuk Indonesia,” ucap Anne, sebagai bentuk keseriusan Australia dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.
Kemitraan ini bukan hanya sekadar kerja sama bilateral, melainkan juga sebuah langkah konkret untuk memperkuat pondasi ekonomi Jawa Timur di masa depan.