Kata Febri 8/10
Flm horor psikologis ini menawarkan premis yang sederhana namun menggigit. Tentang sebuah keluarga yang diteror oleh kehadiran seorang wanita misterius berpakaian serba hitam di halaman rumah mereka. Dengan sentuhan horor yang lebih mengedepankan ketegangan psikologis ketimbang jumpscare berlebihan, film ini berusaha mengeksplorasi tema duka, trauma, dan rahasia kelam yang tersembunyi dalam keluarga dan dimanifestasikan melalui sosok wanita misterius berpakaian serba hitam
Film ini mencoba mengeksplorasi bagaimana trauma yang tidak terselesaikan dapat mendorong seseorang ke tepi kehancuran mental, meskipun narasinya tidak secara eksplisit mengarah pada bunuh diri seperti kasus Kurt Cobain atau Chester Bennington. Dalam konteks ini, menunjukkan bagaimana trauma yang tidak diolah dapat menciptakan siklus kecemasan dan paranoia, yang pada kasus ekstrem bisa mendorong seseorang menuju ide bunuh diri jika tidak ditangani.
Ya film ini memiliki pesan yang mendalam dan mengambil sudut pandang dari orang yang mengalami depresi atau bisa dikatakan tidak waras dan ternyata mungkin seperti ini pemikirannya. Untuk kali ini saya tidak membahas dengan film sejenisnya tapi membandingkan dengan kematian Kurt Cobain dan Chester Bennington yang saya nalar seperti relate dengan film ini.
Bila Kurt Cobain dikenal berjuang dengan depresi berat, kecanduan narkoba, dan rasa bersalah atas kesuksesan Nirvana yang ia anggap bertentangan dengan nilai-nilai punk rock-nya. Dalam The Woman in the Yard, Ramona juga bergumul dengan rasa bersalah yang begitu besar (atas kematian suaminya) sehingga ia “dihantui” oleh manifestasi eksternal dari emosi ini. Keduanya menunjukkan bagaimana rasa bersalah dapat memperburuk kondisi mental, menciptakan perasaan terjebak dalam penderitaan.
Chester Bennington memiliki riwayat trauma masa kecil (pelecehan seksual) dan depresi berat, yang diperparah oleh kecanduan alkohol dan tekanan sebagai figur publik. Dalam The Woman in the Yard, Ramona juga membawa trauma dari peristiwa tragis (kecelakaan mobil), dan sosok misterius mencerminkan bagaimana trauma masa lalu dapat terus menghantui seseorang, mirip dengan cara trauma masa kecil Bennington memengaruhi kehidupan dewasanya. Lirik-lirik Linkin Park seperti “Crawling” atau “Numb” sering menggambarkan perasaan terjebak dalam penderitaan batin, yang serupa dengan visualisasi horor dalam film ini.
Akhir kata, film ini berhasil menggambarkan bagaimana trauma dapat memanifestasikan diri sebagai “hantu” psikologis, mirip dengan beban batin yang mendorong Cobain dan Bennington ke titik bunuh diri.
Sinopsis :
Ramona (Danielle Deadwyler), seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan dua anaknya, Taylor dan Annie, setelah kehilangan suaminya, David, dalam kecelakaan mobil tragis yang juga membuatnya cacat. Kehidupan mereka yang sudah rapuh di sebuah rumah terpencil mulai terganggu dengan kemunculan seorang wanita misterius (Okwui Okpokwasili) yang hanya duduk diam di halaman depan, mengucapkan kalimat samar seperti “Today’s the day.”