KATAMEREKA: ACEH TAMIANG, Pasca dihantam banjir bandang dan tanah longsor yang melumpuhkan seluruh aktivitas layanan, informasi dari laman resmi Kementrian Kesehatan RI disebutkan bahwa RSUD Aceh Tamiang kini mulai berbenah dan perlahan kembali beroperasi. Kerja keras TNI, tim kesehatan RSUD, dan dukungan pemerintah menjadi kunci dalam proses pemulihan sarana kesehatan yang sebelumnya tertutup lumpur dan genangan air.
Pada 9 Desember 2025, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah dibuka kembali. Setiap sudut rumah sakit yang berhasil dibersihkan menjadi bukti ketangguhan dan semangat masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit dari bencana. Para tenaga kesehatan kembali berdiri di garda depan, memastikan warga yang terdampak tetap mendapatkan perawatan yang dibutuhkan di tengah fase pemulihan.
Sejumlah area di RSUD Tamiang masih dalam proses pembersihan intensif. Sisa lumpur dan material banjir disingkirkan bertahap agar seluruh ruang pelayanan dapat segera difungsikan kembali. Upaya ini dilakukan tanpa henti, siang dan malam, agar akses kesehatan masyarakat tidak terputus terlalu lama.
Sementara itu, progres pemulihan layanan kesehatan juga terlihat di RSUD Langsa, salah satu fasilitas yang terdampak banjir bandang di wilayah Aceh. Rumah sakit tersebut kini sudah pulih dan kembali beroperasi sebagaimana mestinya. Beberapa layanan utama, termasuk fasilitas operasi, IGD, ICU, kamar bersalin, serta ruang perawatan anak dan bedah anak, telah kembali aktif setelah melalui pembersihan dan pengecekan kelayakan.
Hingga sore ini, sekitar 90 tempat tidur pada lima ruangan sudah dapat digunakan untuk melayani pasien. Tenaga kesehatan bekerja bergiliran untuk memastikan layanan berlangsung 24 jam, meskipun sebagian area rumah sakit masih dalam tahap pemulihan.
Upaya penormalan di dua rumah sakit tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh. Semoga seluruh layanan dapat segera pulih sepenuhnya sehingga kebutuhan kesehatan warga kembali terpenuhi secara optimal.